اللَّهُمَّ
إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ
فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ
سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ
أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَ
يْبِ
عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ
حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي
Doa di atas
didasarkan pada hadits dari Abdullah bin Mas’ud radliyallah ‘anhu, Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seseorang tertimpa kegundahan
dan kesedihan lalu berdoa (dengan doa di atas) . . . melainkan Allah akan
menghilangkan kesedihan dan kegelisahannya serta menggantikannya dengan
kegembiraan.
Ibnu Mas’ud
berkata, “Ada yang bertanya, ‘Ya Rasulallah, bolehkah kita mempelajarinya?’
Beliau menjawab, ‘Ya, sudah sepatutnya orang yang mendengarnya untuk
mempelajarinya’.” (HR. Ahmad dalam Musnadnya I/391, 452, Al-Hakim dalam
Mustadraknya I/509, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya VII/47, Ibnu Hibban
dalam Shahihnya no. 2372, Al-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir no. 10198 –dari
Maktabah Syamilah-. Hadits ini telah dishahihkan oleh Ibnu Taimiyah dan
muridnya Ibnul Qayyim, keduanya banyak menyebutkannya dalam kitab-kitab mereka.
Juga dihasankan oleh Al-Hafidz dalam Takhriij Al-Adzkaar dan dishahihkan oleh
Al-Albani dalam al-Kalim al Thayyib hal. 119 no. 124 dan Silsilah
Shahihah no. 199.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar